Minggu lalu salah satu temanku memberikan anime Sword Art Online (baca:SAO)
yang menceritakan seorang pemuda yang bernama Kirito masuk ke dalam dunia game(virtual).
Dunia itu ciptaan seseorang yang bernama Kayaba Akihiko. Dunia tersebut sama persis seperti dunia nyata. Singkat cerita Kirito dkk terjebak dalam dunia tersebut karena sang pencipta tidak memberikan tombol log-out untuk keluar. Hanya terdapat satu cara jika mereka ingin keluar yaitu harus menyelesaikan permainan hingga akhir.
Dalam anime
itu diceritakan bahwa semua pemain berjuang keras untuk keluar dari dunia
virtual tersebut (game) agar bisa kembali ke dunia nyata. Di dunia game pun
mereka menghadapi sejumlah musuh-musuh yang hebat. Terutama Kirito, ia begitu
berjuang keras mengalahkan musuh-musuh untuk bisa mencapai tujuannya (keluar
dari dunia tersebut)
Mungkin SAO hanyalah
sebuah anime. Anime yang saya tonton untuk menghibur diri atau menghilangkan
rasa jenuh. Tapi, berjalannya menonton anime tersebut episode per episode.
Tiba-tiba saya terfikir. Bukankah saat ini kita juga berperan sebagai Kirito di
dunia ini?
Dunia ini juga sebuah
ciptaan dari Allah. Dunia ini juga bukan tempat kita. kita pun hidup di dunia
ini juga punya aturan yang harus ditaati sebagai muslim. Jika kita sama halnya dengan
Kirito di dunia ini, bukankah kita juga harus berjuang keras untuk menggapai
tujuan yang sesungguhnya?. Tujuan yang tak lain yaitu mengabdi pada Allah.
Mencari ridhoNya. Berusaha sekeras mungkin mengalahkan musuh-musuh kita
(seperti bisikan dan rayuan setan), kemalasan yang ada pada diri kita, dsb.
Bukankah begitu seharusnya???
Entah kenapa tiba-tiba
anime tersebut seolah memberitahu bahwa dirimu juga sedang berada di tempat
yang tidak seharusnya kamu berada. Anime tersebut seolah mengingatkan saya bahwa ada tempat dimana kita akan hidup selamanya yaitu akhirat. Saya juga ingat bagaimana si Kirito menghabiskan waktunya hanya untuk mencari musuh dan membunuhnya. Ya. Begitu juha dengan kita. Bukankah sebagai seorang muslim seharusnya bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya???
“Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia merugi (terhalang dari
mendapat kebaikan dan pahala) di dalamnya, yaitu kesehatan dan waktu
luang.” (HR. Al-Bukhari no. 6412).
Melihat masa lalu, begitu banyak waktu yang telah saya sia-siakan hanya untuk hal-hal yang tak berguna. melewatkan banyak kesempatan yang ada bahkan di depan mata saya sendiri. Hingga saat ini, banyak penyesalan yang telah saya terima. kadang sebuah pertanyaan muncul dalam fikiran "Kenapa dulu pas SMA, SMP saya tidak begini..tidak begitu..".Tapi, semuanya telah berlalu. Waktu tidak bisa berputar. Ya. Waktu itu ibarat air yang mengalir. Kamu tidak akan menemui air yang sama.
Jadi, entah kenapa saya merasa bahwa anime tersebut memberitahuku
dan mengingatkanku (maaf lebai) bahwa jika kamu ingin berhasil menggapai
tujuanmu maka kamu harus berjuang keras, tidak boleh putus asa, terus maju
pantang menyerah.
Semoga bermanfaat
^^, mohon maaf jika ada salah pengucapan atau kalimat . Menerima kritik dan saran ...
Cie, nonton SAO juga.
BalasHapusSecara animenya emang bagus sih.